Powered By Blogger

Selasa, 29 Januari 2013

Raffi ditangkap (© Merdeka)

Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kediaman artis Raffi Ahmad di Jl Gunung Balang, No 16 RT 09 RW 04, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (27/1) subuh.
Saat itu Raffi tak sendiri di rumahnya. Dia bersama dengan 16 rekannya, tiga di antaranya merupakan publik figur yakni anggota DPRD DKI Wanda Hamidah, artis Zaskia Sungkar, dan Irwansyah.
BNN menduga Raffi dkk telah menyalahgunakan narkoba. Akibatnya, Raffi dan rekan-rekannya ditangkap dan dibawa ke gedung BNN untuk diperiksa.
Namun, setelah dites urine Raffi, Wanda Hamidah, Zaskia Sungkar, dan Irwansyah, negatif menggunakan narkoba. Sementara lima lainnya positif yakni K (mahasiswa), W (konsultan restoran), J (swasta), MF (swasta) dan M (pengacara).
BNN tak berhenti sampai di situ. BNN mengaku akan melakukan tes secara menyeluruh kepada mereka. Hasilnya akan diperoleh paling cepat hari ini dan paling lambat besok.
Berikut lima fakta penangkapan Raffi Ahmad dkk.
1. Ditemukan ganja dan pil MDMA

Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) menemukan dua linting ganja dan 14 butir pil MDMA saat menggerebek rumah Raffi Ahmad. Lintingan ganja itu ditemukan di kamar Raffi sementara pil MDMA ditemukan di ruang makan.
"Ganja di dalam kamar dekat pajangan, seperti bufet. MDMA di dalam laci ruang makan laci ruang makan," kata Humas BNN Sumirat dalam jumpa pers di Gedung BNN, Minggu (27/1) malam.
Menurutnya, saat petugas menggerebek rumah lantai dua itu, ada empat orang di lantai 2 dan sepuluh orang di lantai 1.
"Ada empat orang posisinya di kamar atas sedang tidur. Tiga laki-laki, satu perempuan, kamar berbeda," kata Sumirat.
2. Kerap gelar pesta di rumah

Badan Narkotika Nasional (BNN) ternyata sudah sejak lama mengincar Raffi Ahmad. Artis yang hampir tiap hari muncul di televisi ini diincar karena kerap menggelar pesta di rumahnya, Jl Gunung Balang, No 16 RT 09 RW 04, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
"Sudah beberapa bulan ini kami intai, kebiasaan melakukan pesta. Digerebek jam 04.30 WIB," ungkap Deputi Penindakan BNN Irjen Benny Mamoto di Gedung BNN, Jakarta, Minggu (27/1).
Penggerebekan itu sendiri dilakukan BNN atas partisipasi warga sekitar. Menurut Kepala BNN Komjen Pol Anang Iskandar, warga sekitar telah melaporkan kepada BNN bahwa Raffi kerap menggelar pesta di rumahnya.
"Kami terima laporan dari masyarakat, sering ada pesta. Sudah dilakukan sejak lama pesta di situ," jelas Anang.
3. Wanda, Zaskia dan Irwansyah diciduk

Selain menangkap Raffi Ahmad, petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) juga menangkap anggota DPRD DKI Wanda Hamidah, artis Zaskia Sungkar dan Irwansyah dari kediaman Raffi.
"Mukanya (Wanda Hamidah) pucat, kayak layu," kata ketua RT 09 tempat Raffi tinggal, Masun, di kediamannya, Minggu (27/1).
Mereka kemudian dibawa di Gedung BNN untuk diperiksa. Namun, setelah dites urine keempatnya negatif menggunakan narkoba. BNN lantas melakukan tes menyeluruh kepada mereka dan hasilnya dapat diketahui paling cepat hari ini.
4. Raffi sudah diintai lama

Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap Raffi Ahmad di kediamannya karena diduga mengonsumsi narkoba. Raffi ternyata sudah lama diincar oleh BNN.
"Sudah beberapa bulan ini kami intai," kata Deputi Penindakan BNN Irjen Benny Mamoto di Gedung BNN, Jakarta, Minggu (27/1).
Menurut Benny, total ada 17 orang yang diamankan dalam operasi penggerebekan tersebut.
"Ada 17 orang yang diamankan. semua masih dalam pemeriksaan. Ada 13 laki-laki dan 4 perempuan," pungkas Benny.

5. Lima Orang positif narkoba

Badan Narkotika Nasional (BNN) telah selesai memeriksa urine Raffi Ahmad, Wanda Hamidah dan 15 orang rekannya. Hasilnya, lima orang di antaranya dinyatakan positif menggunakan narkoba.
"Yaitu ada dua orang positif ganja, dua orang MDMA (ekstasi), satu orang positif keduanya, artinya menggunakan jenis narkotika tersebut," kata Humas BNN Sumirat dalam jumpa pers di Gedung BNN, Jakarta, Minggu (27/1).
Namun, dari inisial kelimanya, tak ada inisial Raffi Ahmad dan Wanda Hamidah.
"Inisial K profesi mahasiswa, inisial W profesi konsultan restoran, inisial J profesi swasta, inisial MF profesi swasta, inisial M profesi pengacara," katanya.
Dia mengatakan, pemeriksaan terhadap Raffi dkk belum selesai. Selain melakukan tes urine, pihaknya melakukan pemeriksaan menyeluruh dan hasilnya paling cepat diperoleh hari ini.
"Karena itukan baru berdasar tes urine, nanti akan dilakukan asessment berikutnya seperti dari darah, rambut, kuku, dan lainnya," jelasnya.
"Kemungkinan bisa saja, karena ini baru tes urine. Itu saja harus tiga kali tes dulu baru bisa ketahuan," ungkapnya.

>>>>http://berita.plasa.msn.com/nasional/5-fakta-penangkapan-raffi-ahmad

operasi penangkapan

Jakarta - KPK belum memberi pernyataan resmi mengenai operasi penangkapan yang dilakukan Selasa malam tadi. Barang bukti juga masih ditelaah. Uang yang diamankan mencapai ratusan juta.

Berdasar informasi yang didapatkan, setelah dilakukan perhitungan, uang yang dibawa kurir berinisial A tersebut bernilai ratusan juta rupiah.

"Belum ada hitungan resminya, yang jelas ratusan juta, bisa mencapai Rp 1 milliar mungkin," ujar penegak hukum, Rabu (30/1/2013).

Ketika ditangkap petugas KPK, si A tengah membawa uang tersebut dalam dua kantong plastik warna putih. Selain itu ada juga uang dalam tas berbentuk kotak memanjang warna gelap. Seluruhnya pecahan seratus ribuan.

Selain si kurir, KPK juga mengamankan tiga orang lain. Mereka adalah perempuan yang mendampingi A, supir dan juga seorang laki-laki yang menjadi saksi penyerahan uang di Hotel Le Meridien, Jakarta. Mereka masih diperiksa di lantai 7 gedung KPK.

Terkait penangkapan tersebut, KPK memang baru berhasil mengamankan dari pihak si kurir. Penyelenggara negara yang menjadi target suap, masih belum didapatkan. Kabarnya si pejabat merupakan legislator.

Selain itu, masih terkait operasi ini, KPK pada dinihari tadi juga melakukan penggeledahan di PT Indoguna Utama, yang beralamat di Jl Taruna, Pondok Bambu, Jaktim. Perusahaan ini bergerak di sektor impor daging.

Apa kaitan PT Indoguna dengan dugaan proses serah terima uang kepada si pejabat? KPK belum memberikan pernyataan.

"Saya cek dulu. Saya juga masih mencari informasi," kata Jubir KPK Johan Budi.

http://news.detik.com/read/2013/01/30/054430/2155872/10/tangkap-kurir-suap-uang-yang-diamankan-kpk-capai-ratusan-juta?9922032

Selasa, 22 Januari 2013

kisah cinta mengharukan hati

(ditulis oleh Cristine Wili)
cinta anak Dua puluh tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki,
wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Sam, suamiku,
memberinya nama Eric. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini
memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain
saja.
Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya
membesarkannya juga. Di tahun kedua setelah Eric dilahirkan saya pun
melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya
menamainya Angelica. Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga
Sam. Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan dan
membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah.

Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa
stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu
melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu
menuruti perkataan saya. Saat usia Angelica 2 tahun, Sam meninggal
dunia. Eric sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi
semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya saya
mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup. Saya
pergi meninggalkan kampung kelahiran saya beserta Angelica. Eric yang
sedang tertidur lelap saya tinggalkan begitu saja. Kemudian saya
tinggal di sebuah gubuk setelah rumah kami laku terjual untuk membayar
hutang. Setahun, 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak
kejadian itu.
Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia
Pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat
buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah
sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Angelica telah
berumur 12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah
perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi
yang mengingatnya.
Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti
sebuah film yang diputar dikepala saya. Baru sekarang saya menyadari
betapa jahatnya perbuatan saya dulu.tiba-tiba bayangan Eric melintas
kembali di pikiran saya. Ya Eric, Mommy akan menjemputmu Eric. Sore
itu saya memarkir mobil biru saya di samping sebuah gubuk, dan Brad
dengan pandangan heran menatap saya dari samping. “Mary, apa yang
sebenarnya terjadi?”
“Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal
yang telah saya lakukan dulu.” aku menceritakannya juga dengan
terisak-isak. Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah
memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis
saya reda, saya keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang.
Mata saya menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari
hadapan saya. Saya mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya
tinggali beberapa bulan lamanya dan Eric.. Eric…
Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada
sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya
mengamatinya dengan seksama… Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali
potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan
Eric sehari-harinya. Saya sempat kaget sebab suasana saat itu gelap
sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian kotor.
Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala
ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.
“Heii…! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!”
Dengan memberanikan diri, saya pun bertanya, “Ibu, apa ibu kenal
dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?”
Ia menjawab, “Kalau kamu ibunya, kamu sungguh tega, Tahukah kamu, 10
tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini, Eric terus
menunggu ibunya dan memanggil, ‘Mommy…, mommy!’ Karena tidak tega,
saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal Bersama saya.
Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemulung sampah,
namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu! Tiga bulan
yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia belajar menulis
setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu…”
Saya pun membaca tulisan di kertas itu…
“Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi…? Mommy marah sama
Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji
kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom…”
Saya menjerit histeris membaca surat itu. “Bu, tolong katakan…
katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang!
Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan..!!”
Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.
“Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric
telah meninggal dunia. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya
sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan
di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut
apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya
ada di dalam sana… Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari
belakang gubuk ini… Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang
lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana.”


Read more: http://www.resensi.net/kisah-cinta-seorang-anak/2008/05/#ixzz2IktG5U3R